Permanent Mission of The Republic of Indonesia to the UN & Other International Organizations in Geneva
Garuda Indonesia
KETERANGAN PERS

PERTEMUAN WAKIL PRESIDEN DENGAN MR RUBENS RICUPERO,
SEKRETARIS JENDERAL UNCTAD

1.  Hari Kamis tanggal 4 Januari 2001, Wakil Presiden RI mengadakan pertemuan dengan Mr. Rubens Ricupero, Sekretaris Jenderal United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD). Dalam pertemuan tersebut, Wapres didampingi oleh Menlu RI, Dubes/Watapri Jenewa, Seswapres, Dirjen HELN-DEPLU, dan dua orang Anggota Komisi I DPR-RI (Sdr.  Sophan Sophian dan Sdr. Ahmad Sumargono).

2.  UNCTAD merupakan wadah dalam sistem PBB yang berfungsi melakukan analisis dan diskusi antar pemerintah mengenai berbagai isu perdagangan internasional dan ekonomi global yang menitikberatkan pada dimensi pembangunan. UNCTAD juga merupakan focal point dalam sistem PBB untuk memberikan bantuan teknik dan jasa nasehat (advisory services), khususnya kepada negara-negara berkembang untuk mengintegrasikan perekonomiannya dalam sistem perekonomian global.

3.  Mengawali pembicaraan, Wapres menggarisbawahi pentingnya bantuan teknik untuk negara- negara berkembang dalam menghadapi globalisasi.  Dalam hal ini, Indonesia telah memanfaatkan jasa nasehat, antara lain, pada saat Indonesia melakukan perundingan "Paris Club" pada bulan September 1998 dan April 2000, dalam upaya melakukan penjadwalan kembali hutang luar negeri Indonesia.

4.  Wapres juga menekankan perlunya UNCTAD meningkatkan bantuan teknik bagi pemberdayaan sumber daya manusia dan kelembagaan, yang saat ini sangat dibutuhkan oleh negara-negara berkembang datam menjamin kelangsungan pembangunannya di era meningkatnya interaksi internasional.

5.  Sekjen UNCTAD menjelaskan bahwa globalisasi telah mempengaruhi kebijakan ekonomi dan pembangunan di setiap negara, dan merubah seluruh tatanan kehidupan dan menciptakan tantangan baru bagi pengambil keputusan di tingkat nasional.  Oleh karena itu, UNCTAD mempunyai komitmen untuk tetap meningkatkan bantuan teknik agar negara-negara berkembang mampu menarik manfaat di era globalisasi.

6.  Sekjen UNCTAD menyampaikan penghargaan atas peran aktif Indonesia sejak pendirian UNCTAD pada tahun 1964 sampai saat ini, yang tetap konsisten memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang di bidang perdagangan dan pembangunan di forum- forum internasional.

7.  Pada akhir pembicaraan, Wapres atas nama Pemerintah RI sebagai Ketua Kelompok-15 telah menyampaikan harapan kehadiran Sekjen UNCTAD dalam KTT ke-11 Kelompok-15 yang akan diselenggarakan pada akhir bulan Mei 2001 di Jakarta.
 

Jenewa, 4 Januari 2001.
(dikeluarkan oleh Sekretariat Wakil Presiden RI)

PTRI Jenewa: Tlp +41-22 3383350 - Fax +41-22 3455733 - e-mail: umar.hadi@ties.itu.int - web-site http://www3.itu.int/MISSIONS/Indonesia

home
press release