Siaran Pers
Bersama (untuk penerbitan segera)
16 Februari
2001
PENGATURAN
KEAMANAN BARU DAN KONSULTASI DEMOKRATIS UNTUK ACEH DISEPAKATI
Para wakil
Pemerintah Republik Indonesia dan Pimpinan Gerakan Aceh Merdeka menyepakati
pengaturan keamanan baru dan suatu proses konsultasi demokratis, yang mencerminkan
komitmen mereka untuk mencari suatu penyelesaian damai dan demokratis bagi
konflik di Aceh.
Hal tersebut
telah dicapai melalui perundingan langsung dalam pertemuan pertama "Joint
Council on Political Dialogue" (Dewan Gabungan mengenai Dialog Politik)
di Swiss pada tanggal 15 dan 16 Februari 2001.
Dewan Gabungan
mencatat bahwa, meskipun kekerasan terus berlanjut selama satu bulan masa
moratorium yang disepakati pada bulan Januari, jumlah insiden kekerasan
di Aceh pada kenyataannya telah menurun dari 259 pada bulan sebelumnya
menjadi 58. Mereka sangat terdorong oleh pertemuan yang terjadi untuk
pertama kalinya di antara para komandan lapangan dari kedua belah pihak
di Banda Aceh pada tanggal 9 dan 10 Februari. Pertemuan tersebut
telah menghasilkan suatu kesepakatan yang detail dan praktikal untuk mengurangi
kekerasan di antara pasukan mereka. Pertemuan itu juga membentuk
suatu "hot line" untuk kontak pada tingkat operasional yang paling tinggi
guna mencegah terjadinya insiden kekerasan; "hot line" tersebut sejak dibentuknya
telah banyak digunakan.
Moratorium
kekerasan, yang berakhir pada 15 Februari, telah digantikan dengan pengaturan
keamanan baru untuk lebih mengurangi lagi tingkat kekerasan. Pengaturan
keamanan tersebut akan berlanjut tanpa batas waktu, dengan review secara
berkala. Dewan Gabungan memberikan otorisasi bagi pertemuan-pertemuan
reguler di antara para komandan pada semua tingkatan di Aceh serta perluasannya
untuk mencakup baik POLRI dan TNI maupun para komandan operasional Gerakan
Aceh Merdeka.
Dewan Gabungan
juga menyepakati untuk mengadakan serangkaian konsultasi pendahuluan dan
informal sebagai bagian dari suatu proses konsultasi politik demokratis
yang lebih luas di Aceh, yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat mengenai
isu-isu yang menyangkut masa depan mereka.
Pertemuan
Dewan Gabungan ini menunjukkan keberlanjutan dari suatu proses jangka panjang
dialog politik dan pembentukan rasa saling percaya (confidence building),
yang dimaksudkan untuk mencapai suatu penyelesaian damai bagi situasi di
Aceh.
####
SELESAI ####
Untuk informasi
lebih lengkap silahkan hubungi:
Government
of the Republic of Indonesia
Dr Desra
Percaya
International
Organisations Directorate
Department
of Foreign Affairs, Jakarta
+62 21
3849350 |
Free
Aceh Movement
Mr Bakhtiar
Abdullah
+46 8
531 91275
+46 70
699 3982
|
Contact: Umar Hadi, Tlp +41-22
3383350 - Fax +41-22 3455733 - e-mail: umar.hadi@ties.itu.int
- web-site http://www3.itu.int/MISSIONS/Indonesia
|