|
SIARAN
PERS
MENLU
RI BERTEMU SEKJEN PBB, KOFI ANNAN, 16 JULI 2001 DI JENEWA
Jenewa,
16 Juli 2001: Pada tanggal 16 Juli 2001 Menlu RI telah mengadakan
pertemuan dengan Sekjen PBB Kofi Annan di Jenewa. Menlu RI, yang
didampingi oleh Wakil Tetap RI Jenewa, Duta Besar Nugroho Wisnumurti dan
Wakil Tetap RI New York, Duta Besar Makmur Widodo, pada kesempatan ini
menyampaikan ucapan selamat kepada Kofi Annan yang telah terpilih kembali
sebagai Sekjen PBB untuk kedua kalinya. Dalam pertemuan tersebut
Menlu RI menyampaikan perkembangan proses demokrasi di Indonesia, masalah
pengungsi Timtim di Timor Barat dan upaya pemajuan HAM pada umumnya di
Indonesia.
Sekjen
PBB menyampaikan terima kasih atas penjelasan Menlu RI dan mengharapkan
agar situasi politik yang berkembang akhir-akhir ini di Indonesia tidak
memburuk sehingga kemantapan di kawasan Asia Tenggara dapat terjamin.
Mengenai
masalah pengungsi Timtim di Timor Barat, pada pertemuan tersebut Menlu
RI menyampaikan hasil registrasi pengungsi baru-baru ini yang telah diakui
keabsahannya oleh tim pemantau internasional, termasuk UNHCR, yang menunjukkan
bahwa dimana mayoritas pengungsi telah memilih untuk tinggal di Indonesia.
Menlu RI menyatakan bahwa proses dan pelaksanaan registrasi yang telah
berhasil tersebut merupakan komitmen Indonesia dalam upaya penyelesaian
masalah pengungsi secara tuntas.
Sekjen
PBB menyatakan kepuasannya atas hasil registrasi tersebut dan menyatakan
akan melakukan upaya untuk membantu penyelesaian masalah pengungsi Timtim.
Dalam kaitan ini Sekjen PBB mengemukakan akan membicarakan lebih lanjut
dengan Komisaris Tinggi Urusan Pengungsi PBB, Mr. Ruud Lubbers, mengenai
langkah penyelesaian masalah pengungsi Timtim, baik dalam repatriasi
maupun relokasi mereka.
Atas pertanyaan
Sekjen PBB mengenai komitmen Pemri untuk mengadili para tersangka pelaku
tindak pelanggaran berat HAM di Timtim, Menlu RI mengemukakan bahwa Pemri
tetap memegang komitmen tersebut dan akan menempuh langkah-langkah yang
diperlukan secepatnya untuk merealisasi pembentukan pengadilan ad hoc HAM
dan memulai proses hukum atas kasus-kasus tersebut.
Pada akhir
pembicaraan, Sekjen PBB menyampaikan salam kepada Presiden RI dan menyatakan
kesediaan PBB untuk meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah RI.
Pada hari
yang sama, ketika menghadiri jamuan makan siang oleh Presiden Dewan Ekonomi
dan Sosial PBB ( ECOSOC) untuk menghormati Sekjen PBB, Menlu RI juga berkesempatan
bertatap muka dengan sejumlah petinggi organisasi-organisasi internasional
terkait dan ketua delegasi antara lain: Managing Director IMF, Mr. Horst
Kohler; Presiden Bank Dunia, Mr. James Wolfensohn; Menlu Nigeria dan Menlu
Maroko.
Kehadiran
Menlu RI di Jenewa adalah dalam rangka pertemuan Segmen Tingkat Tinggi
Dewan Ekonomi dan Sosial PBB yang membahas peran PBB dalam rangka membantu
pembangunan berkelanjutan di Afrika. Menlu RI juga direncanakan akan
menyampaikan pidato sambutan pada pertemuan segmen tingkat tinggi tersebut
pada hari Selasa tanggal 17 Juli 2001. (selesai)
Perutusan Tetap Republik Indonesia
pada PBB dan Organisasi-Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa
Kontak: Umar Hadi, Tlp +41-22 3383350
- Fax +41-22 3455733 - e-mail: umar.hadi@ties.itu.int
web-site http://www3.itu.int/MISSIONS/Indonesia
|